KITA BISA!

KITA BISA !!!

Monday, September 24, 2012

Bikin Mio NouvO kamu Kencang Irit

Sya punya tips yang Bikin Mio kamu makin Kencang Tapi IRIT! Tips ini saya sudah coba di Motor Sejarah saya Yaitu Yamaha Nouvo, Nouvo dan mio Bagian Mesinnya Sama Persis, Melainkan yang membedakan adalah Body dana Karburator. Ok Tanpa Basi Basa, ee salah Maksudnya Tanpa basa Basi Yuk kita simak Tips tips dan apa saja yang akan kita beli!

Triknya adalah optimalisasi tiga bagian kendaraan, yaitu
 mesin,pengapian dan tranmisi (CVT), juga aplikasi alat penghemat BBM. Saya sudah coba di mio saya, dan hasilnya, mantab! Motor makin kenceng, tapi irit.

Bagian I: Mesin
Targetnya adalah optimalisasi pasokan bahan bakar ke combustion chamber.

Porting-Polishing
Menghaluskan
 saluran masuk/ intake manifold dan saluran buang/ exhaust manifold (porting-polishing) sehingga aliran bahan bakar lebih lancar masuk ke ruang bakar, dan gas buang lebih cepat terbuang dari ruang bakar. Untuk saluran masuk jangan terlalu halus cukup dihilangkan bagian- bagian yang dapat menghambat aliran bahan bakar, karena tekstur pada intake manifold masih diperlukan untuk memecah bahan bakar yang masih berupa gumpalan agar tercampur dengan udara. Ini bisa menaikan tenaga mio kamu sekitar 5%.

Klep & per klep
Klep perlu di skir agar tidak ada kebocoran
 kompresi, bila mau bisa diganti dengan klep racing, di pasaran ada merek TK yang mempunyai desain gagang yang lebih optimal menyalurkan bahan bakar.
Per klep perlu diganti dengan per yang lebih keras, bisa menggunakan
 per klep racing merek CLD, harganya sekitar Rp. 120.000. sehingga buka- tutup klep lebih optimal, karena pada RPM tertentu klep masuk dan buang terbuka pada waktu yang hampir bersamaan ini mengakibatkan mesin ngempos, atau terjadi knocking. Ini bisa menaikan tenaga mio kamu sekitar 5% dan menghemat bahan bakar sekitar 5%.

Karburator
Karburator mio menggunakan
 system vacum, yaitu buka-tutup skep diatur oleh kevakuman pada intake manifold. Masalah yang sering terjadi adalah karet vakum lemah atau skep yang terbuat dari plastik tergores sehingga buka-tutup skep terganggu. Periksa bagian ini apabila terdapat gejala seperti di atas sebaiknya skep dan karet vakum diganti, sekalian juga ganti spuyer dan baut setelan, karena biasanya pada bagian ini komponen sudah tidak presisi lagi. Biar lengkap beli aja repair kit karburator untuk mio, harganya sekitar Rp.20.000. Apabila bagian ini sudah oke, mio kamu bisa hemat bahan bakar sekitar 7-12%. 
BIKIN MIO IRIT DAN KENCENG (bag II)
Bagian II: Komponen Pengapian
Targetnya adalah bikin pengapian lebih besar dan stabil, sehingga pembakaran lebih sempurna

CDI
Agar pengapian lebih optimal dianjurkan mengganti CDI dengan
 type Racing. Type racing sudah menganut system unlimiter dan kurva pengapian yang lebih baik. Banyak merek yang bikin khusus untuk mio seperti XP, BRT, TDR, atau yang harganya lebih bersahabat beli aja merek Varro harganya sekitar Rp. 175.000. komponen ini bisabikin mio kamu lebih hemat bahan bakar sekitar 10-15% dan tenaga mio kamu naik hingga 15%.

Koil
Ganti aja koil dengan koil yang kemampuannya lebih baik, contohnya merek
 Blue Thunder, komponen ini bisa meningkatkan percikan bunga api pada busi sehingga pembakaran lebih optimal. komponen ini bisa bikin mio kamu lebih hemat bahan bakar sekitar 10-15% dan tenaga mio kamu naik hingga 10%.

Busi
Bisa menggunakan
 busi iridium, kelebihannya adalah bunga api lebih besar dan berwarna biru, material elektrodanya juga lebih kuat sehingga busi menjadi lebih awet, apalagi bila sudah menggunakan CDI dan koil racing, biasanya busi ngga tahan lama. komponen ini bisa bikin mio kamu lebih hemat bahan bakar sekitar 5% dan tenaga mio kamu naik hingga 10%.

Pasang Coil Booster
Bisa pasang merek
 AVS Motomax, meningkatkan pengapian dan lebih stabil. Harganya sekitar Rp. 180.000. bisa meningkatkan tenaga sekitar 5% dan bahan bakar lebih hemat 8-10%

BIKIN MIO IRIT DAN KENCENG (bag III)
Bagian III: Tranmisi (CVT)
Urusan mesin dan kelistrikan udah oke, giliran CVT yang jadi target operasi. Tujuannya adalah mengurangi Power Lost, bagian yang bisa di upgrade antara lain:

Roller weight
Part ini posisinya ada di balik puli depan (primary sliding shave) jumlahnya ada 6 buah, berat yang standar adalah 10,6 gram, kalau pakai bobot yang lebih ringan dari standar, efeknya akselerasi di putaran bawah jadi lebih enteng, kalo pake yang lebih berat untuk mengejar top speed, tinggal pilih sesuai kebutuhan dan keinginan. Di pasaran tersedia bobot 5-12 gram, untuk merek TDR harga satuannya sekitar Rp. 15.000.

Rumah roller (Primary sliding shave)
Part ini sebagai tempat roller, untuk optimalisasi bisa dengan cara menghaluskan alur roller dengan amplas lalu kemudian dipoles menggunakan autosol, sehingga alur menjadi licin. Efeknya roller lebih mudah terlempar, sehingga akselerasi menjadi ringan. Kalo mau lebih praktis bisa beli merek Kitaco. Dalam satu paket berisi puli sekalian 2 macam bobot roller(7,5 gr dan 10 gr).

V- Belt
Pakai belt dengan endurance yang tinggi dan tidak mudah slip atau mengendur. Sehingga bisa mengurangi power lost. Belt aftermarket yang beredar berkisar antara Rp. 80.000. hingga Rp. 250.000. Cara inibisa meningkatkan tenaga sekitar 5% dan bahan bakar lebih hemat 8-10%

Per CVT
Bisa diganti dengan yang tekanan pegasnya lebih keras, efeknya akselerasi menjadi lebih galak. Bisa juga dengan cara mengganjal per CVT standar, namun cara ini tidak direkomendasikan. Per CVT aftermarket di pasaran berkisar antara Rp. 50.000 sampai Rp. !00.000, sedangkan model pengganjal harganya Rp. 70.000.

Kopling Sentrifugal dan teromol
Cara kerja kopling sentrifugal (KS) CVT, hampir sama dengan KS pada motor bebek, bedanya pada CVT KS tidak terendam oli/ kering. Cara kerjanya, pada putaran tertentu ketiga kampas kopling "terlempar" keluar. Kampas menempel pada teromol lalu kemudian berputar bersama-sama. Tinggi rendahnya RPM agar bisa melempar kampas (gaya sentrifugal) tergantung dari kekuatan pegas. Pada mio standar bekerja pada 3.000 rpm. Agar lebih responsif pakai pegas yang kekerasannya lebih rendah. Misal, pakai pegas sentrifugal CLD. Bekerja pada 1.500. rpm. Jadi pada rpm yang lebih rendah motor sudah bisa jalan. Harganya Rp. 60.000. Ada juga merek LHK yang lebih lengkap, terdiri dari pegas dan kampas yang bekerja pada rpm yang lebih rendah, juga teromol yang dindingnya beralur sehinggamengurangi slip pada kopling, namun harganya mahal, yaitu sekitar Rp. 660.000./set.
Bagian IV: Aplikasi alat penghemat BBM
Agar lebih irit lagi bisa juga pasang alat penghemat BBM, yang sudah terbukti dapat menghemat BBM hingga 60%, alat yang bisa dipasang antara lain:

Magnet penghemat BBM
Bisa menggunakan produk Ring Diesel-Bensin Type R khusus untuk sepeda motor. Cara kerjanya adalah menyelaraskan ion-ion positif dan negative yang terkandung dalam bahan bakar, sehingga ion-ion tersebut tersusun rapi. Kalori bakar bahan bakar naik karena magnet akan memperbaiki kualitas bahan bakar. Pada produk ini juga menggunakan cairan Newton, alat ini akan bekerja lebih optimal apabila sudah digunakan dalam jangka waktu yang lama. Bisa dibeli dengan harga sekitar Rp. 175.000. alat ini bisa meningkatkan tenaga dan menghemat bahan bakar hingga 20%

Oksigen katalisator
Alat ini sebenarnya untuk mobil namun bisa juga dipasang di motor, berupa lempengan yang dipasang pada filter udara. Mereknya Jet Magic. Cara kerjanya adalah meningkatkan kandungan oksigen pada udara yang masuk ke karburator sehingga dapat mencapai air-fuel ratio yang ideal dan pembakaran menjadi lebih optimal. Bisa menghemat BBM sekitar 10%.

Hidrogen on Demand System
Alat ini bekerja dengan proses elektrolisis, yaitu menguraikan air (H2O) menjadi gas HHO atau sering juga disebut Brown Gas. Alat ini disebut electrolizer bisa juga disebut generator hydrogen. Alat ini menghasilkan hydrogen dengan cara mengalirkan arus listrik pada media air yang mengandung larutan elektrolit. Gas HHO yang dihasilkan akan dihisap ke ruang bakar melalui intake manifold sehingga bercampur dan berikatan dengan bahan bakar dan dapat meningkatkan daya ledak bahan bakar hingga 3,8 kali. Efek yang dihasilkan adalah tenaga lebih besar, bahan bakar lebih irit, mengurangi emisi gas buang karena hasil pembakaran hydrogen dan oksigen akan menghasilkan air (H2O) bukan karbondioksida (CO2), yang berbahaya bagi lingkungan. Untuk lebih lengkapnya nanti saya akan ulas pada bahasan tersendiri. Hasil uji coba pada mio saya, bisa meningkatkan tenaga hingga 20% dan menghemat BBM hingga 60%. Alat ini sudah ada yang menjual dengan harga sekitar Rp. 350.000. Namun saya membuat sendiri alat ini.

Mungkin itu yang bisa saya bagi buat para pengguna mio. Hasilnya mungkin akan berbeda pada setiap motor, karena dipengaruhi oleh kondisi motor sendiri dan cara mengendarai sepeda motor. Namun sekecil apapun penghematan, berarti kita sudah berperan untuk menyelamatkan Bumi dengan mengurangi emisi gas buang dan konsumsi bahan bakar minyak yang persediannya terbatas.

 

No comments:

Post a Comment